Sumbawa Besar — Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polres Sumbawa terus memperkuat peran aktif dalam menjaga kelestarian sumber daya kelautan melalui sinergi lintas sektor. Salah satu upaya tersebut diwujudkan dengan membangun komunikasi dan kerja sama bersama Yayasan Bentang Alam (Bentang) di wilayah Sumbawa, Jumat (10/1/2026).
Kegiatan tersebut ditandai dengan silaturahmi dan koordinasi yang dipimpin langsung oleh Kasat Polairud Polres Sumbawa, Iptu Baiq Sinta Dewi Negari, SH, bersama perwakilan Yayasan Bentang Alam. Pertemuan ini bertujuan untuk menyamakan persepsi serta memperkuat kolaborasi dalam bidang konservasi kelautan dan pengelolaan kawasan pesisir yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan tersebut, Iptu Baiq Sinta Dewi Negari menegaskan pentingnya sinergi antara Polri dan lembaga konservasi dalam menjaga keseimbangan antara pelestarian ekosistem laut dan peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir, khususnya nelayan.
“Kolaborasi ini sangat penting untuk mendukung keberhasilan program konservasi laut di Sumbawa. Kami berharap kerja sama yang terjalin dapat berjalan berkelanjutan serta memberikan dampak positif bagi lingkungan dan masyarakat pesisir,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa komunikasi yang baik antar pemangku kepentingan menjadi kunci dalam menciptakan pengelolaan sumber daya kelautan yang berorientasi pada keberlanjutan serta menjaga kelestarian lingkungan laut dari berbagai potensi ancaman.
Kegiatan silaturahmi dan koordinasi ini merupakan bagian dari komitmen Ditpolairud Polda NTB dalam memperkuat komunikasi lintas sektor, sekaligus mendukung program konservasi kelautan yang berkelanjutan di wilayah Nusa Tenggara Barat, khususnya Kabupaten Sumbawa.
HSH