Lombok Tengah, 22 Januari 2026 –
Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menyiapkan Belanja Tak Terduga (BTT) sebesar Rp2,5 miliar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 guna mendukung kesiapsiagaan serta penanganan cepat terhadap potensi bencana alam di wilayah Lombok Tengah.
Wakil Bupati Lombok Tengah HM Nursiah menyampaikan bahwa alokasi dana tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan anggaran darurat yang dapat segera digunakan apabila terjadi bencana secara tiba-tiba.
“Dana BTT ini disiapkan sebagai langkah antisipasi dan respons cepat terhadap kondisi darurat, seperti banjir, longsor, angin kencang, maupun kejadian lain yang membutuhkan penanganan segera,” ujar Wakil Bupati Lombok Tengah, kamis (22/1/2026).
Lebih lanjut dijelaskan, dana BTT bersifat fleksibel dan dapat digunakan untuk kebutuhan mendesak, antara lain penyediaan logistik darurat, penanganan sementara infrastruktur rusak, serta bantuan awal bagi masyarakat terdampak bencana.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah juga telah menginstruksikan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, khususnya BPBD dan Dinas Sosial, agar meningkatkan koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi cuaca ekstrem, terutama di musim penghujan.
Meskipun besaran BTT tahun 2026 lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya, pemerintah daerah memastikan anggaran tersebut tetap mencukupi untuk kebutuhan awal penanganan bencana. Penyesuaian anggaran dimungkinkan dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan apabila kondisi darurat membutuhkan tambahan pembiayaan.
Dengan kesiapan anggaran ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah berharap penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan tepat sasaran demi melindungi keselamatan serta kepentingan masyarakat.
— HSH —