Pencarian di Medan Ekstrem Gunung Sangiang Api Belum Berbuah Hasil, Polisi Tetap Siaga

BIMA, NTB – Harapan keluarga dan masyarakat untuk menemukan Kifen Jamrud, warga Desa Sangiang yang dilaporkan hilang di kawasan Gunung Sangiang Api, masih terus dijaga. Tim gabungan dari Sat Brimobda Polda NTB dan Polres Bima Kota kembali menapaki medan terjal gunung berapi tersebut, melanjutkan operasi pencarian yang hingga kini belum membuahkan hasil.

Operasi lanjutan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian upaya pencarian yang telah dilakukan sejak pertengahan Desember 2025. Sebelumnya, Tim SAR, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Bima, serta relawan masyarakat telah lebih dulu menyisir kawasan tersebut. Namun, hingga 2 Januari 2026, keberadaan korban masih belum diketahui.

Kabid Humas Polda NTB Kombes Pol Muhammad Kholid mengungkapkan, pencarian terbaru dipimpin Ipda S. David Misa dengan melibatkan personel gabungan Brimob dan Polres Bima Kota. Menariknya, dalam operasi ini tim turut didampingi langsung oleh Jamrud, ayah korban, serta Kafun, kakak kandung korban, yang dengan penuh harap mengikuti proses pencarian.

“Tim menyasar kembali sejumlah titik yang diduga menjadi lokasi terakhir korban terlihat. Selama empat hari berada di kawasan Gunung Sangiang Api, korban belum berhasil ditemukan,” ujar Kombes Pol Muhammad Kholid, Senin (6/1/2026).

Kifen Jamrud dilaporkan hilang pada Senin, 15 Desember 2025, sekitar pukul 10.00 Wita. Saat itu, pemuda kelahiran 13 Maret 2007 tersebut diketahui tengah berburu kambing liar di sekitar puncak Gunung Sangiang Api, Kecamatan Wera, Kabupaten Bima. Kifen sehari-hari berprofesi sebagai petani dan berdomisili di Dusun Doroma, Desa Sangiang.

Proses pencarian di kawasan gunung api aktif itu bukan tanpa hambatan. Medan yang curam dan ekstrem, ditambah kondisi cuaca yang kerap berubah, menjadi tantangan serius bagi tim di lapangan.

“Atas pertimbangan keselamatan dan efektivitas, pencarian saat ini dihentikan sementara sambil menunggu adanya petunjuk atau alat bukti baru yang dapat membantu proses pencarian selanjutnya,” tutup Kombes Pol Muhammad Kholid.

Meski operasi dihentikansS sementara, pihak kepolisian memastikan kesiapsiagaan tetap dijaga. Harapan masih terbuka, dan pencarian akan kembali dilanjutkan begitu ada perkembangan baru yang dapat mengarah pada keberadaan korban.

HSH

Bagikan: