Lombok Tengah — Masjid Nurul Huda Jago, Desa Jago, Kecamatan Praya, Kabupaten Lombok Tengah, menggelar peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada Sabtu malam, 10 Januari 2026. Kegiatan keagamaan ini mengusung tema “Mari Tingkatkan Iman dan Taqwa kepada Allah SWT dengan Mengerjakan Shalat Tepat Waktu untuk Membangun Insan Berakhlak dan Berbudi Pekerti.”
Acara tersebut dihadiri oleh jamaah masjid, tokoh agama, serta masyarakat setempat dan undangan dari jamaah masjid dusun tetangga. Kegiatan diawali dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an (kalam ilahi) yang dibawakan oleh Ustadz Muktamir, dilanjutkan dengan penyampaian tausiah Isra’ Mi’raj oleh TGH. Ma’arif Makmun D.
Ketua Pengurus Masjid Nurul Huda Jago, Muhammad Hatim, dalam sambutannya menyampaikan bahwa peringatan Isra’ Mi’raj bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan, melainkan momentum penting untuk meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT, khususnya melalui pembiasaan melaksanakan shalat tepat waktu.
“Melalui peringatan Isra’ Mi’raj ini, kami berharap jamaah dapat semakin memahami pentingnya shalat sebagai tiang agama dan menjadikannya sebagai pondasi dalam membangun akhlak serta budi pekerti yang baik,” ujar Muhammad Hatim.
Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh undangan dan jamaah apabila terdapat kekurangan atau kekeliruan dalam penyelenggaraan maupun penyambutan acara, seraya menegaskan bahwa hal tersebut mewakili pengurus masjid dan seluruh jamaah.
Sementara itu, dalam tausiyahnya, TGH. Ma’arif Makmun D menjelaskan tentang mukjizat dan karomah yang diberikan Allah SWT kepada para nabi dan hamba-hamba pilihan-Nya, serta perbedaan antara karomah dan istidrad yang diberikan Allah kepada orang-orang tertentu sebagai bentuk ujian. Ia juga menguraikan makna serta hikmah peristiwa Isra’ Mi’raj sebagai perintah langsung dari Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW mengenai kewajiban shalat lima waktu.
Menurutnya, peristiwa Isra’ Mi’raj menjadi pengingat bagi umat Islam untuk senantiasa menjaga shalat sebagai bentuk ketaatan dan kedekatan kepada Allah SWT, sekaligus sebagai sarana membentuk pribadi yang beriman dan berakhlakul karimah.
Peringatan Isra’ Mi’raj tersebut berlangsung dengan khidmat dan penuh antusiasme, serta diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi peningkatan kualitas keimanan dan kehidupan beragama masyarakat Desa Jago.
(HSH)