Polres Lombok Utara Mantapkan Gerakan Indonesia Raya Setiap Pagi, Kapolres Agus: Ini Fondasi Karakter dan Pelayanan Publik

Lombok Utara — Kepolisian Resor Lombok Utara terus meneguhkan budaya nasionalisme melalui pengumandangan lagu Indonesia Raya setiap pukul 10.00 Wita. Pada waktu tersebut, seluruh aktivitas pelayanan terhenti sejenak—baik oleh personel maupun masyarakat—untuk memberikan penghormatan kepada simbol negara.

 

Kebijakan ini mulai diterapkan sejak awal 2025, bertepatan dengan masa awal kepemimpinan AKBP Agus Purwanta, S.I.K. di Polres Lombok Utara. Program tersebut selaras dengan arahan Presiden Prabowo Subianto, serta sejalan dengan regulasi nasional mengenai pembentukan karakter kebangsaan.

 

Menurut Kapolres, rutinitas itu bukan sekadar formalitas, melainkan sarana membangun kembali spirit pengabdian di tubuh Polri.

“Setiap pagi, anggota kami diingatkan bahwa tugas yang mereka jalankan adalah wujud cinta tanah air. Menyanyikan Indonesia Raya bukan hanya aturan, tapi refleksi pengabdian,” ujar Agus, Jumat (5/12).

 

Selama hampir satu tahun berjalan, kebijakan tersebut dinilai meningkatkan disiplin, kekompakan, serta etos kerja anggota Polri. Nilai-nilai Tribrata dan Catur Prasetya dinilai semakin meresap ke dalam perilaku pelayanan publik di jajaran Polres.

Menariknya, masyarakat yang sedang mengurus layanan kepolisian juga turut antusias mengikuti penghormatan lagu kebangsaan. Banyak warga menilai momen tersebut memberi pengalaman baru dan membangun kedekatan emosional dengan aparat.

 

Agus menegaskan bahwa Polres Lombok Utara ingin menjadi contoh institusi yang konsisten dalam mempraktikkan nilai kebangsaan. Ia juga berharap rutinitas sederhana ini dapat menginspirasi generasi muda.

 

“Menghormati Indonesia Raya adalah simbol syukur dan persatuan. Ini yang harus terus kita wariskan kepada anak-anak kita,” tegasnya.

 

Dengan komitmen ini, Polres Lombok Utara tidak hanya menjaga keamanan wilayah, tetapi juga menjalankan peran penting dalam memperkuat karakter kebangsaan di tengah masyarakat.

 

Pewarta: H. Syamsul Hadi, SH – Pena Keadilan

Bagikan: