Lombok Barat – Suasana Dermaga 1 Pelabuhan ASDP Lembar mendadak gempar setelah seorang wanita dilaporkan terjun ke laut, Selasa pagi (6/1/2026). Korban diketahui bernama Miati, warga Desa Sukarara, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah. Meski sempat dievakuasi dan dilarikan ke rumah sakit, nyawa korban tidak tertolong.
Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda NTB bergerak cepat begitu menerima laporan adanya orang jatuh ke laut. Kapal Polisi XXI-2006 langsung diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses pencarian dan evakuasi.
Direktur Polairud Polda NTB, Kombes Pol Boyke F.S. Samola, S.I.K., M.H., membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyampaikan bahwa respons cepat dilakukan sebagai bentuk kesiapsiagaan Polri dalam penanganan kejadian di wilayah perairan dan pelabuhan.
“Begitu laporan kami terima, personel segera menuju lokasi dan berkoordinasi dengan Polsek Kawasan Pelabuhan, pihak ASDP, serta masyarakat sekitar,” ujar Kombes Pol Boyke.
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sebelumnya terlihat duduk seorang diri di ujung Dermaga 1 sekitar pukul 08.00 WITA. Tak lama berselang, korban tidak lagi terlihat. Warga kemudian menyadari korban sudah berada di laut dan segera meminta bantuan petugas.
Upaya penyelamatan dilakukan secara bersama-sama oleh petugas kepolisian, pihak pelabuhan, dan warga sekitar. Sekitar pukul 09.04 WITA, korban berhasil dievakuasi ke daratan dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Mataram untuk mendapatkan penanganan medis.
Namun, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim medis, korban dinyatakan meninggal dunia.
“Saat tiba di rumah sakit, korban dinyatakan meninggal dunia. Saat ini jenazah masih berada di RS Bhayangkara sambil menunggu kedatangan pihak keluarga,” jelas Dirpolairud.
Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif di balik aksi korban. Sementara itu, Ditpolairud Polda NTB mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap lingkungan sekitar, terutama di area publik dan pelabuhan, serta segera melapor apabila melihat situasi yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa.
HSH